PURWOKERTO, MyInfo – Dalam upaya meningkatkan kualitas implementasi Satu Data Indonesia (SDI) dan memperkuat pengelolaan Data Statistik Sektoral serta Data Geospasial, Pemerintah Kabupaten Banyumas melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) menyelenggarakan Forum Satu Data Kabupaten Banyumas pada Rabu (10/12/25).
Forum ini menjadi ruang koordinasi penting yang dihadiri oleh perwakilan Perangkat Daerah dan Badan Pusat Statistik (BPS) Banyumas, untuk menyamakan langkah dalam mewujudkan tata kelola data yang lebih terpadu, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menjelaskan bahwa sejak pemerintah pusat menetapkan kebijakan Satu Data Indonesia melalui Perpres Nomor 39 Tahun 2019, Banyumas telah menyiapkan landasan kebijakan daerah melalui peraturan bupati dan pembentukan kelembagaan.
“Dengan adanya koordinator, walidata, pembina data statistik dan geospasial, serta perangkat daerah sebagai produsen data, kita sebenarnya sudah memiliki struktur yang lengkap untuk mengelola data secara lebih baik,’’ ungkap Sadewo.
Ia menegaskan bahwa tantangan saat ini bukan lagi pada kesiapan regulasi, tetapi pada bagaimana seluruh unsur dapat bergerak selaras dan konsisten.
“Oleh karena itu, forum satu data ini menjadi sangat penting. Forum ini adalah ruang kita untuk membangun pemahaman bersama, memperkuat koordinasi, dan menyamakan langkah agar tata kelola data di Banyumas tidak berjalan sendiri-sendiri, tapi terarah, terpadu, dan saling mendukung,’’ tegasnya.
Bupati Sadewo juga menyampaikan bahwa dirinya dan Wakil Bupati memiliki visi besar menjadikan Banyumas sebagai daerah yang produktif, adil, dan sejahtera. Untuk mencapai tujuan tersebut, dibutuhkan data yang kuat dan dapat menggambarkan kondisi riil masyarakat.












