Karena tak kunjung terlihat, orang tua bersama warga sekitar melakukan pencarian. Korban kemudian ditemukan di dalam selokan dalam kondisi tergeletak.
“Diduga korban terpeleset dan jatuh ke selokan yang saat itu dialiri air deras. Korban kemudian terbawa arus sejauh kurang lebih 150 meter dari rumahnya,” jelas Kapolsek.
Korban sempat dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa. Namun, hasil pemeriksaan medis menyatakan korban telah meninggal dunia.
“Hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban yang mengarah kepada tindak pidana,” ungkapnya.
Setelah pemeriksaan selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Pihak keluarga juga tidak menghendaki dilakukan autopsi.
Polisi mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak, terutama saat hujan deras.
“Kami mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak balita, terutama saat hujan deras, guna mencegah kejadian serupa terulang,” tutup Kapolsek.













