News  

Ayatollah Ali Khamenei Tewas, Iran Tetapkan 40 Hari Berkabung Nasional

Jutaan warga Iran berkumpul di Teheran setelah kematian Imam Ali Khamenei. Foto: Istimewa/ MyInfo.ID

Badan Berita IRNA mengumumkan bahwa sesuai dengan konstitusi, Iran akan dikelola bersama sampai pemilihan pemimpin oleh Presiden Pezeshkian, Kepala Sistem Peradilan, dan salah satu anggota Dewan Penjaga Konstitusi yang akan dipilih saat ini.

Sebelumnya, konfirmasi dari Teheran muncul setelah beredar berbagai laporan yang simpang siur mengenai kondisi Khamenei.

Beberapa jam sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menulis di Truth Social bahwa “Khamenei, salah satu orang paling jahat dalam sejarah, telah meninggal.”

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa “ada banyak tanda” yang menunjukkan pemimpin tertinggi Iran tersebut “telah tiada.”

Netanyahu juga mengklaim kompleks kediaman Khamenei menjadi sasaran dalam “serangan mendadak yang dahsyat.” Ia bahkan bersumpah bahwa “ribuan target” dalam struktur kepemimpinan Iran akan disasar dalam beberapa hari ke depan dan menyerukan warga Iran untuk turun ke jalan menggulingkan pemerintah.

Washington dan Yerusalem Barat menggambarkan aksi militer tersebut sebagai operasi “pencegahan”. Serangan dilaporkan menargetkan jajaran pimpinan Iran, fasilitas militer, serta infrastruktur yang terkait dengan program nuklir.

Trump sebelumnya menyatakan bahwa operasi tersebut bertujuan menghancurkan industri rudal Iran, melumpuhkan angkatan lautnya, dan mendorong perubahan rezim di Teheran.

Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan rudal dan drone ke wilayah Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di berbagai titik di Timur Tengah.

Rusia turut bereaksi atas perkembangan ini. Kementerian Luar Negeri Rusia mengecam operasi tersebut dan menyebutnya sebagai “tindakan agresi yang direncanakan dan tanpa provokasi.”

Menurut Moskow, serangan itu bertujuan menggulingkan pemerintahan yang “mereka anggap tidak diinginkan karena menolak untuk tunduk pada tuntutan kekuatan dan tekanan hegemonik.”

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow