TEHERAN, MyInfo.ID – Pemerintah Iran secara resmi mengonfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi Republik Islam, Ali Khamenei, tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel yang tengah berlangsung.
“Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam, Ayatollah Ali Khamenei, tewas dalam serangan gabungan oleh Amerika Serikat dan rezim Zionis yang kriminal,” demikian bunyi pernyataan resmi yang disiarkan kantor berita pemerintah.
Kantor Presiden Iran yang dipimpin Masoud Pezeshkian menyatakan 40 hari masa berkabung nasional atas wafatnya Khamenei.
Sejumlah media pemerintah Iran, termasuk Tasnim, Mehr, dan Press TV, pada Minggu pagi mengumumkan bahwa ulama berusia 86 tahun tersebut telah “gugur sebagai martir”.
“Kejahatan besar ini tidak akan pernah dibiarkan tanpa jawaban dan akan menandai babak baru dalam sejarah dunia Islam dan Syiah,” demikian pernyataan resmi kantor presiden.
“Dengan kekuatan dan keteguhan hati… kami akan membuat para pelaku dan komandan kejahatan besar ini menyesali perbuatan mereka.”
Pemerintah Iran menegaskan akan memberikan respons tegas atas serangan tersebut.
“Pada saat gugur sebagai martir, beliau sedang menjalankan tugas yang diberikan kepadanya dan berada di tempat kerjanya, ketika serangan pengecut ini terjadi,” tambah pernyataan itu, sekaligus membantah klaim dari “rezim Zionis” bahwa ia bersembunyi di lokasi aman.
Bendera berkabung dan pembalasan dikibarkan di atas masjid-masjid di Iran setelah diumumkan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, telah terbunuh
Jutaan warga Iran berkumpul di Teheran, menuntut pembalasan setelah kematian Imam Ali Khamenei.













