“Jika tidak ditangani, mata kering dapat memicu peradangan pada permukaan mata. Peradangan ini kemudian memperparah mata kering dan membentuk siklus berulang. Akibatnya, mata terasa perih, cepat lelah, hingga seperti ada benda mengganjal, sehingga aktivitas menjadi kurang nyaman,” ujar dr. Kukuh, Minggu (11/1/2026).
Secara medis, mata kering ditandai dengan terganggunya kestabilan lapisan air mata serta adanya kerusakan atau peradangan pada permukaan mata.
Layanan Dry Eye Spa sendiri tidak hanya diperuntukkan bagi penderita mata kering, tetapi juga dapat dimanfaatkan masyarakat umum untuk menjaga kenyamanan mata sekaligus mendapatkan efek relaksasi.
“Semua orang bisa menjalani Dry Eye Spa. Bahkan tanpa pemeriksaan dokter jika hanya untuk relaksasi. Cukup dilakukan sebulan sekali, dan jika dilakukan lebih sering pun tidak menjadi masalah,” jelasnya.
Sementara itu, dari sisi biaya, layanan ini dinilai relatif terjangkau. Manager Operasional JEC Anwari Purwokerto, Awaludin, menyampaikan bahwa biaya pendaftaran dikenakan satu kali sebesar Rp25 ribu, sedangkan tarif layanan Dry Eye Spa sebesar Rp150 ribu.












