Koordinasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Pekerjaan Umum dan Jasa Marga, menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran arus balik.
Dari sisi infrastruktur, Kementerian PU memastikan kondisi jalan tol tetap optimal. Penanganan kerusakan jalan ditargetkan rampung dalam waktu maksimal 1×24 jam.
Selain itu, pengelolaan rest area juga menjadi perhatian, guna mencegah penumpukan kendaraan seperti yang sempat terjadi saat arus mudik.
Di tengah meningkatnya mobilitas, capaian positif justru terlihat pada aspek keselamatan. Polda Jateng mencatat penurunan signifikan angka fatalitas kecelakaan dibandingkan periode sebelumnya.
“Jika dibandingkan dengan tahun lalu maupun pelaksanaan operasi sebelumnya, angka fatalitas kecelakaan lalu lintas tahun ini menurun secara signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat dalam berkendara semakin baik, serta didukung oleh kesiapan personel dan strategi pengamanan yang optimal,” jelasnya.
Polda Jawa Tengah bersama seluruh pemangku kepentingan memastikan akan terus bersiaga selama periode arus balik. Langkah ini dilakukan untuk menjamin perjalanan masyarakat tetap aman, tertib, dan lancar hingga tiba di tujuan.













