Pembukaan drop zone Pintu Barat ini sejalan dengan berbagai penyesuaian layanan yang dilakukan KAI Daop 5 Purwokerto selama masa Angkutan Nataru yang berlangsung mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, di tengah meningkatnya jumlah pengguna jasa kereta api.
Data KAI Daop 5 Purwokerto menunjukkan peningkatan signifikan jumlah penumpang selama delapan hari pertama Angkutan Nataru, yakni periode 18–25 Desember 2025. Sebanyak 52.035 penumpang tercatat tiba di Stasiun Purwokerto, atau rata-rata 6.504 penumpang per hari. Angka tersebut melonjak sekitar 49 persen dibanding hari biasa yang rata-rata hanya 4.359 penumpang per hari.
Sementara itu, jumlah penumpang yang berangkat dari Stasiun Purwokerto juga mengalami peningkatan. Rata-rata penumpang berangkat mencapai 6.386 orang per hari, naik sekitar 50 persen dibanding hari normal yang berada di angka 4.245 penumpang per hari.
Meski terjadi lonjakan penumpang, KAI memastikan ketersediaan tiket masih relatif mencukupi. Hingga Jumat (26/12), tercatat sebanyak 38.710 tiket keberangkatan dari wilayah Daop 5 Purwokerto masih tersedia untuk periode perjalanan 26 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
“Momentum Nataru selalu menjadi periode dengan mobilitas masyarakat yang tinggi. Karena itu, KAI terus melakukan berbagai penyesuaian layanan agar perjalanan pelanggan tetap aman, tertib, dan nyaman,” tutup As’ad.
KAI Daop 5 Purwokerto mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan drop zone Pintu Barat sebagai alternatif titik antar-jemput, serta tetap mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan demi kelancaran bersama.
Melalui pembukaan akses baru ini, KAI berharap pengalaman pelanggan di Stasiun Purwokerto selama libur Natal dan Tahun Baru dapat berlangsung lebih lancar, nyaman, dan berkesan sejak kedatangan hingga keberangkatan.












