Angkutan Barang KAI Daop 5 Tumbuh 4 Persen, BBM Jadi Tulang Punggung Distribusi

Kereta Pengangkut BBM, Foto: Daop 5 Purwokerto

PURWOKERTO, MyInfo.ID – Kinerja angkutan barang PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto menunjukkan tren positif pada Triwulan I 2026. Volume pengangkutan mencapai 320.064 ton, naik 4 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 308.737 ton.

Capaian ini menegaskan peran kereta api sebagai moda logistik yang semakin diandalkan, terutama di tengah kebutuhan distribusi barang yang cepat dan efisien.

Dari total angkutan, komoditas bahan bakar minyak (BBM) dan bahan bakar khusus (BBK)/avtur menjadi kontributor terbesar. Volume pengangkutannya mencapai 150.955 ton atau meningkat sekitar 17 persen dibanding tahun lalu.

Distribusi BBM seperti pertamax, pertalite, dan solar dilayani melalui jalur Stasiun Maos (Cilacap) menuju Stasiun Larangan (Tegal). Sementara itu, pengiriman avtur dilakukan dari Stasiun Cilacap ke Stasiun Rewulu (Bantul).

Peningkatan ini mencerminkan tingginya kebutuhan energi sekaligus peran strategis kereta api dalam menjaga kelancaran pasokan.

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin dalam keterangannya, Senin (13/4/2026), menegaskan bahwa performa layanan menjadi faktor utama pertumbuhan angkutan barang.

“Kami terus meningkatkan kualitas layanan angkutan barang agar menjadi pilihan utama bagi pelanggan dalam mendistribusikan barang secara tepat waktu, aman, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow