Techno  

AI Jadi Kompetensi Wajib, Ini Pesan Wamendikdasmen untuk Lulusan Universitas Al-Azhar Indonesia

AI Jadi Kompetensi Wajib, Ini Pesan Wamendikdasmen untuk Lulusan Universitas Al-Azhar Indonesia. Foto: Kemendikdasmen

JAKARTA, MyInfo.ID – Penguasaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) kini menjadi salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki oleh lulusan perguruan tinggi. Hal itu ditegaskan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat, saat menghadiri Wisuda ke-32 Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) di Grand Ballroom Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah, Kamis (4/9/2025).

Menurutnya, penggunaan AI ke depan bukan lagi sekadar kebutuhan, melainkan kewajiban yang akan menjadi bagian dari dunia kerja dan pendidikan. Bahkan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah berencana menjadikan AI sebagai mata pelajaran pilihan.

“Sehebat-hebatnya AI, sebagaimana ditunjukkan oleh Prof. Habibie, original intelligence itu adalah otak kita. Jadi tidak mungkin manusia menciptakan sesuatu teknologi yang akan menghilangkan eksistensi diri kita sendiri, selama itu dibuat oleh manusia,” tegas Atip.

Dalam pidatonya, Wamen Atip mendorong para lulusan UAI agar tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga mampu berinovasi menciptakan terobosan baru. Ia mencontohkan pandangan BJ Habibie mengenai logam yang awalnya bernilai rendah, namun berubah menjadi bernilai tinggi ketika diolah menjadi pesawat terbang.

“Kalau dijual tanpa kreativitas pikir, maka harganya akan rendah. Jadi yang menyebabkan naik ke nilai tambah itu adalah nalar, ada intervensi dari nalar kita. Inovasi juga menjadi syarat utama dalam pembangunan peradaban modern. Maka lulusan inovatif mampu memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kearifan lokal untuk menjawab persoalan,” jelasnya.

Sementara itu, Rektor UAI Asep Saefuddin mengingatkan bahwa keberhasilan seorang lulusan tidak hanya diukur dari gelar akademik, melainkan juga dari nilai dan integritas yang dibawa dalam kehidupan nyata.

“Maka bawa nama baik ini dengan bangga dan penuh integritas, penuh kecerdasan sosial, dan penuh akhlak mulia. Anda Insya Allah akan menjadi khairul ummah, generasi terbaik yang bukan hanya sebagai pencari kerja, tetapi mampu menciptakan pekerjaan,” ujarnya.

Dalam wisuda kali ini, Universitas Al-Azhar Indonesia meluluskan 510 mahasiswa, terdiri dari 463 lulusan sarjana dan 47 lulusan magister. Dari jumlah tersebut, 93 wisudawan berhasil meraih predikat cum laude.

Acara wisuda ini tidak hanya menjadi momentum kelulusan, tetapi juga penegasan komitmen UAI dalam melahirkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan era digital dengan bekal kompetensi AI, inovasi, dan karakter unggul.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow