News  

Tawarkan Solusi Terbaik, Pimpinan Paguyuban PAD Lakukan Negosiasi

Pimpinan Paguyuban Perusahaan Alih Daya (PAD) Cilacap lakukan negosiasi menyusul aksi enam pekerja yang melakukan longmarch atau jalan kaki dari Cilacap, Jawa Tengah menuju Jakarta. Foto: Istimewa

CILACAP, MyInfo.ID – Pimpinan Paguyuban Perusahaan Alih Daya (PAD) Cilacap lakukan negosiasi menyusul aksi enam pekerja yang melakukan longmarch atau jalan kaki dari Cilacap, Jawa Tengah menuju Jakarta. Enam pekerja itu berasal dari tiga perusahaan berbeda, yakni 3 orang dari PT Yakespena, sementara tiga lainnya masing-masing dari PT Petra Jaya, PT Adi Puspa Nugraha dan PT Dokku Jakom.

Pimpinan Paguyuban PAD, Ruseno mengatakan negosiasi ini dilakukan untuk mencari jalan tengah atas masalah ketenagakerjaan yang dialami oleh enam pekerja tersebut.

“Kami ingin masalah ini selesai secepatnya tanpa berlarut-larut. Karena itu kami membuka ruang dialog dengan para pekerja, dengan harapan ada solusi terbaik yang bisa diterima oleh kedua belah pihak,” ujar Ruseno.

Terkait dengan sengkata ketenagakerjaan yang terjadi, Ruseno menjelaskan pihak perusahaan sebelumnya telah merespon aspirasi para pekerja tersebut. Pada 2024 lalu PT Yakespena, sudah menawarkan kontrak Perjanjian Kerja Waktu tertentu (PKWT). Namun para pekerja menolak menandatangani kontrak kerja.

“Kami sudah pernah menawarkan untuk melanjutkan status ketenagakerjaan mereka dengan mengajukan kontrak PKWT yang baru, tapi mereka menolak menandatanganinya,” ujar Ruseno.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow