PURWOKERTO, MyInfo.ID – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto mencatat ratusan barang milik penumpang tertinggal selama periode Angkutan Lebaran 2026. Total nilai barang yang berhasil diamankan bahkan mencapai lebih dari Rp110 juta.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menyebut temuan tersebut terjadi dalam kurun waktu 21 hari masa angkutan Lebaran.
“Selama 21 hari masa Angkutan Lebaran, mulai 11 hingga 31 Maret 2026, KAI Daop 5 Purwokerto telah mengamankan sebanyak 336 barang yang langsung tercatat dalam sistem Lost and Found KAI. Nilai estimasi keseluruhan barang tersebut mencapai lebih dari Rp110 juta,” kata As’ad dalam keterangannya, Rabu (1/4/2026).
Barang yang tertinggal bervariasi, mulai dari ponsel, dompet, tas, hingga dokumen penting. Seluruhnya ditemukan baik di area stasiun maupun di dalam rangkaian kereta api.
Menurut As’ad, layanan Lost and Found menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan pelanggan, terutama saat lonjakan penumpang terjadi di musim mudik dan arus balik.
“Keberhasilan pengamanan dan pengembalian barang ini menjadi wujud nyata komitmen KAI dalam menghadirkan pelayanan yang andal, terlebih pada masa Angkutan Lebaran yang memiliki intensitas perjalanan sangat tinggi,” tambahnya.
KAI memastikan setiap barang yang ditemukan langsung didata dan diamankan oleh petugas. Pemilik dapat mengambil kembali barangnya melalui proses verifikasi sesuai prosedur yang berlaku.













