PURWOKERTO, MyInfo.ID – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banyumas memastikan ketersediaan darah selama Ramadan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah dalam kondisi mencukupi.
Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Banyumas, dr Winda Astuti, menyampaikan saat ini stok darah tercatat sebanyak 2.015 kantong. Jumlah tersebut diproyeksikan mampu memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan untuk sekitar 10 hari ke depan.
“Stok darah kami saat ini 2.015 kantong dan diperkirakan cukup untuk kurang lebih 10 hari. Dengan kegiatan donor yang rutin kami laksanakan, kami optimistis stok dapat terjaga hingga Lebaran,” kata Winda, Jumat (20/2/2026).
Selama Ramadan, PMI Banyumas tetap menggelar kegiatan donor darah setiap hari di empat lokasi berbeda. Mayoritas kegiatan dilaksanakan pada malam hari guna menyesuaikan waktu berbuka dan ibadah masyarakat.
Menurut Winda, pihaknya juga telah mengantisipasi potensi penurunan jumlah pendonor menjelang Lebaran, seiring meningkatnya arus mudik yang berdampak pada berkurangnya operasional mobil unit donor.
“Menjelang dan saat Lebaran biasanya terjadi penurunan kegiatan donor karena masyarakat mudik. Karena itu, sejak awal Ramadan kami sudah memperkuat stok agar tetap aman,” ujarnya.
Sebagai bentuk apresiasi, PMI Banyumas memberikan tambahan paket bagi pendonor selama Ramadan berupa satu liter minyak goreng dan satu kilogram gula pasir.
Tak hanya itu, PMI juga menggencarkan edukasi melalui media sosial terkait keamanan donor darah saat berpuasa, baik dari sisi kesehatan maupun keagamaan. Edukasi tersebut dilakukan bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia dan Kementerian Agama Republik Indonesia.












