News  

1.115 Mahasiswa KKN Unsoed Diterjunkan ke 70 Desa

1.115 Mahasiswa KKN Unsoed Diterjunkan ke 70 Desa. Foto: Unsoed

PURWOKERTO, MyInfo.ID – Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) kembali menegaskan perannya sebagai kampus yang berdampak bagi masyarakat dengan menerjunkan 1.115 mahasiswa ke berbagai desa melalui Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) periode Januari–Februari 2026. Program ini dirancang tidak sekadar sebagai kewajiban akademik, tetapi sebagai bagian dari strategi penguatan desa dalam menghadapi tantangan pembangunan jangka panjang.

Mengusung tema “Unsoed Merakyat, Unsoed Berdampak: Penguatan Resiliensi dan Kemandirian Desa melalui Pemberdayaan Masyarakat Menuju Indonesia Emas 2045,” KKN Unsoed diarahkan untuk menghadirkan kontribusi nyata mahasiswa di tengah masyarakat. Pelepasan peserta KKN dilaksanakan di Auditorium Graha Widyatama Prof. Rubijanto Misman Unsoed, Selasa (6/1/2026), dan dihadiri jajaran pimpinan universitas, LPPM, serta para dosen pembimbing lapangan (DPL).

Ketua Pusat Pengembangan KKN (Pusbang KKN) Unsoed, Dr. Ridlwan Kamaluddin, S.Kep., Ns., M.Kep., menjelaskan bahwa KKN tahun ini dilaksanakan selama 35 hari, terhitung mulai 7 Januari hingga 10 Februari 2026, dengan cakupan wilayah yang luas dan ragam skema pengabdian.

“KKN Reguler dilaksanakan di enam kabupaten, yaitu Purbalingga, Cilacap, Kebumen, Banjarnegara, Pemalang, dan Wonosobo, yang tersebar di enam kecamatan dan 70 desa,” jelas Ridlwan dalam keterangannya Rabu (7/1/2026).

Selain KKN Reguler, Unsoed juga menggelar KKN Tematik Kebencanaan yang berfokus pada penguatan kesiapsiagaan masyarakat. Program ini dilaksanakan di Kabupaten Banyumas, tepatnya Kecamatan Somagede dan Kedungbanteng, serta di Kabupaten Purbalingga yang meliputi Desa Danasari, Kecamatan Karangjambu, dan Desa Sirau, Kecamatan Karangmoncol. Sementara itu, KKN Nusa Persada dilaksanakan di Kabupaten Belitung Timur sebagai bentuk pengabdian lintas wilayah.

KKN 2026 turut menghadirkan sejumlah inovasi, salah satunya KKN Anti Kekerasan yang dijalankan bekerja sama dengan Satgas PPKPT Unsoed. Program ini diwujudkan melalui pembekalan khusus bagi mahasiswa serta penerapan posko KKN terpisah antara mahasiswa laki-laki dan perempuan sebagai upaya menciptakan lingkungan yang aman dan beretika.

Di sisi lain, Unsoed juga mendorong peningkatan literasi masyarakat desa melalui kampanye Keterbukaan Informasi Publik. Perwakilan mahasiswa dari setiap desa mengikuti Workshop Penyusunan Materi Keterbukaan Informasi Publik yang menghadirkan narasumber dari Komisi Informasi Pusat.

Sejumlah program pendukung turut memperkuat pelaksanaan KKN, antara lain partisipasi dalam Eksibisi SINAR Ketahanan Pangan, kerja sama KKN Tematik Kebencanaan dengan BPBD Kabupaten Banyumas dan BPBD Kabupaten Purbalingga, pemanfaatan Platform Eldiru sebagai media pembelajaran, serta transformasi digital KKN 2026 melalui kolaborasi Pusbang KKN dan UPA TIK Unsoed.

“Prioritas program kerja kelompok KKN disesuaikan dengan prioritas program desa yang selaras dengan program pemerintah. Dengan demikian, mahasiswa KKN diharapkan dapat berkontribusi terhadap pembangunan desa secara sistematis, terstruktur, dan berkelanjutan,” pungkas Ridlwan.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow